Saturday, January 10, 2015

Terjebak Nostalgia

Satu lagi, seorang teman. Belum lama ini aku terlibat dalam sebuah rencana project dari badan eksekutif di fakultas. Tiba tiba aku merasa penting. Peranku tidak banyak memang, hanya mengedit vidio behind the scene untuk opening eventnya. Lalu aku bertemu seorang wanita yang sungguh lembut hatinya, cantik parasnya, dia bak malaikat yang nampak wujudnya di alamku, senyumnya menentramkan, dia linda. Salah satu staf paling unggul di sana. Diam diam aku mengaguminya, mengagumi seorang “akhwat”.

Dari mereka, banyak rasa yang aku dapatkan. Greget. 

Kini aku bersyukur sekali pernah melihat mereka, Gubernur, Kadis, Staf. Lucu ya, sekarang aku jadi sering ngetik pake bahasa begituan. 

Pada intinya aku salut, “kalian beda” itu.