You can’t treat peoples like a shit than expect them to love
you. Juga, aku tidak bisa memperlakukan diriku dengan baik jika masalah terus
aku buat, aku gali agar menjadi masalah yang lebih menarik. Than, everything changed.
Menyalahkan keadaan, menyalahkan orang lain. I don't wanna everything stay away, and I don't
wanna forgive my self to this condition.
Aku mengalami masa yang sulit sekarang, kehidupan yang naif
dan menjadi siklus. Berulang lagi, dan lagi. Aku sudah berusaha menepati janji
untuk tidak menjadi tai dalam kehidupan orang lain. Yang menjijikkan, dan pasti
di buang.
Aku tidak habis pikir mengapa aku bisa sebodoh ini, entah
aku punya kelainan apa tiap aku mengakui bahwa aku memang orang bodoh aku malah
makin percaya diri, dan ada rasa hormat pada diri sendiri karena mau berani
jujur mengatakan tentang kenyataan.
Aku suka iri, selalu sebenarnya. Pada setiap orang, yang
terlihat sangat baik, terlihat sangat damai, terlihat sangat berguna. Aku iri
bukan main, dan tiba tiba dalam diriku sebagai jelmaan dari sikopat, aku ingin
berteman dengan mereka, untuk kuketahui kelemahannya, dan lalu membencinya.
I don't like a perfection. I don't like people with ambition
in every seccond to be perfectionist. So it mean I hate my self than. Yes,
tentu aku benci diriku sendiri. Aku menjijikkan, dan makin menjijikkan karena
aku benci pada diriku sendiri. Aku benci dengan kehidupan yang tidak bisa aku
jalani dengan baik, aku benci karena tidak bisa menjadi anak yang baik yang
bisa menjadi teman orang lain.
Andai aku bisa jadi dr. Watson nya Sherlock. Atau aku
jadi Irene Adler, atau aku jadi Missis Hudson, atau aku jadi Mycroft Holmes. Nyatanya
aku gak jadi siapa siapa, dimana mana.
Aku hanya menjadi aku si pengeluh yang kadang sabar, hanya
menjadi anak nakal yang suka membully tirta dan sakit hati di katain item, aku
hanya menjadi tweep yang hobi spam dan godain admin operator telkomsel. Bagaimana
bisa aku menjadi orang tidak berguna seperti ini. Bukankah seharusnya aku jadi
orang baik baik, sebaik orang yang aku lihat dimana mana. Menjadi berguna
seperti semua orang baik yang ada gunanya. Menjadi wanita cantik yang dikagumi
banyak orang. Dan yang terpenting, aku bahagia dengan diriku sendiri. Bisa mensyukuri
semua detik yang menjadi jatah kehidupanku. Mensyukuri semua hitam dan kelabu.
Dan... apakah kamu bisa bangun sendiri?