Monday, September 19, 2016

maflashlight

Sedangkan hidup ini adalah rangkain hari yang padanya ada perasaan yang berubah ubah. Meskipun pernah mati matian mengendalikan diri, atau membuatnya marah sesekali, atau bahkan lama... akhirnya padaku jatuh juga rasa ini. 

Sejak entah kapan, setelah aku jarang mau merasa-rasakan kerinduan pada siapapun, lalu sekarang sejak kemarin apalagi semalam, aku merindukan seseorang yang padanya aku selipkan doa pada sujudku yang agak panjang, settt.

Karena tidak tahan lagi, aku mengalihkannya dengan berolah raga, “30 Mins Aerobic Dance Workout - Bipasha Basu Break free Full Routine - Full Body Workout”. Supaya aku berkeringat, lalu ada bahan tulisan.

Kepada abang yang entah keinget aku atau tidak, yang kutau sedang berusaha menafkahi diri, sehat terus ya!

Sunday, September 18, 2016

Being young, it’s beautiful!

Dulu sekali, ketika aku masih balita, ibu kerap mendongengkan cerita tentang kisah para Rasul. Kadang juga tentang timun emas, malin kundang, si kancil, dan cerita penuh hikmah lainnya. Dan mungkin sejak itulah, aku mulai tertarik dengan cerita-cerita. Dengan hikmah-hikmah yang kudapat dari cerita orang lain.

Kemudian, saat SD aku kenal dengan novel jadul yang ada di perpustakaan sekolah, koleksi buku princess milik tetangga, film Sherina & Harry Potter, dibelikan majalah bulanan, dan senang di foto.

Ketika MTs barulah aku mulai menulis, banyak puisi lalu cerita yang aku karang sesuka hati. Kadang tokoh tokohnya nyata yang aku andaikan menjadi apa, atau mimpi mimpi yang aku lanjutkan sendiri. 

Beranjak SMA, aku terlalu senang menyewa kaset di ultra disk, membaca majalah horizon, sesekali meminjam novel kak ita, dan kemudian bertemu dengan masa masa alay. Masa masa yang tidak usah di bahas lagi.

Namun sayang, hingga hari ini, tak satupun karya yang aku hasilkan dari kesukaanku pada banyak hal itu. Padahal, kalau di rasa-rasa, ya itukan passionku. Andai aku tekun melakukan hal yang rasanya ini passion, bisa jadi lahirlah karya-karya hebat dari seseorang yang sesederhana aku.

Tekuni dari sekarang, ya?

Saturday, September 17, 2016

I Won't Ever be Alone

Hari berganti, lalu menyisakan cerita yang jika indah ku sebut-sebut sebagai “kenangan”, pada beberapa kenangan yang teramat indah aku lebih keras mengendalikan diri untuk pasrah menerima kenyataan bahwa itu telah berlalu. Mungkin orang lain sudah lupa, atau sengaja melupakan, atau memang tidak cukup indah untuk dikenang baginya.

Sementara kita sendiri susah payah mengendalikan perasaan, khusus untuk kenangan kenangan yang kita jaga agar tidak ada orang yang tahu bahwa kita sebahagia itu. Kita kenal sekali bagaimana air muka yang berubah tegang saat menutup hari, gerakan yang di lambat lambatkan dan perasaan yang di tekan dalam dalam. Bahkan, pada calon kenangan yang kita tahu benar itu teramat singkat, dari awal sudah dibuat yakin bahwa semuanya akan sudah, jadi sudah sudahlah jangan buncah.

Di lain hari, aku suka diam saja untuk melupakan kenangan-kenagan itu. Menjaganya agar tetap menjadi rahasia. Dalam desis yang panjang dan tidak terdengar, aku berterimakasih kepada segalanya. Kepada hari hari yang sudah kita tinggalkan untuk menyambut kenangan yang lain, mungkin dengan orang orang yang sama, atau orang baru yang kita belum tau siapa.