Thursday, December 19, 2013

Hello Good Bye




























Sore ini memang tidak seperti sore senin kemarin. Aku bisa melihatnya dengan jelas, tidak tampak lagi olehku mata yang berkaca kaca dan napas yang sering dipanjang panjangkan. Karena aku selalu duduk disini, sejak dia juga selalu duduk disana. Diposisi aku selalu bisa melihat gerakannya dengan begitu jelas. Ini sudah kesekian kalinya aku mencoba untuk mengambil jarak yang lebih dekat, pernah. Pernah beberapa kali dan salah satunya tepat disore senin kemarin, aku hampir ada disana. Dijarak paling dekat, hingga aku bisa mendengar jarum jam tangannya berdetak. 

Dan baru aku menyadari, ternyata dia bisa merasakan kehadiranku. Selama ini aku mengira dia hanya duduk disini tanpa menyadari apa apa yang ada disekitarnya. Duduk dengan selembar kertas dan kembali pulang dengan kertas penuh coretan, untuk dibuang ke tongsampah disamping pintu keluar. Dan seperti biasa, aku akan menjadi yang terakhir keluar dan memungut kertas itu. aku sampai hafal, kertas itu selalu bertuliskan, namaku.

Aku tidak ge-er, aku kasihan. Karena dia selalu ragu ragu. Dan sore ini, aku mendapatkan keputusannya. Aku membuntutinya sampai dia dihalaman parkir, tapi sore ini hujan teramat lebat. Dan kulihat dia duduk disana, sambil matanya mencari cari-ku. Aku agak gugup, karena baru pertamakalinya dia begitu, baru pertama kalinya aku akan disapanya, atau dipanggilnya?

Matanya berhasil melihat dimana aku berada, walau sore ini hujan, tapi disini aku bisa jelas melihatnya melambaikan tangan dan pesan tersirat dari matanya yang cerah. Selamat tinggal “putus asa”.

No comments: