Rusaknya perkawanan ini ibarat geraham belakang gw yang hampir
bolong. Meski sudah di tambal, tiap di pakai masih linu. Gak bisa kembali asik
seperti semula. Sama, seperti perkawanan yang sudah hancur, meski baikan, rasa
yang dulu tak pernah kembali, tak pernah akrab lagi, saling menyimpan marah,
saling menyimpan emosi. Meski terlihat berkawan, tapi bohong. Entah sampai
kapan begitu.
No comments:
Post a Comment