Hidup terlalu gumas kadang gak asik. Rentan sekali, bentar bentar meledak.
Setahun ini hidup gumasku banyak berantakannya. Sangat berantakan malah. Terutama di akhir akhir ini lah, seperti ada upaya mengakumulasi data kebangkrutan perasaan. Minus.
Sejak dua hari yang lalu pola tidurku mulai mengkhawatirkan, aku tidur larut, lalu melanjut tidur sampai tengah hari. Kipas hidup selama aku di kamar, dan aku kencing berkali kali. Tapi di kepalaku tidak ada intruksi untuk ganti gaya, tidak ada tuh peringatan keluar nyari hiburan. aku dibiarkan tidur, lama sekali... rusaknya pola tidur dan makan adalah indikasi bahwa aku sedang dalam masa masa paling menyusahkan orang lain.
Orang yang hanya tau kalau aku pengeluh dan pemarah pasti sudah gumoh dengan cerita yang beginian, aku ulang tiap kali ada kesempatan. Lucu ya, meski seterang ini kenyataan kejelekanku yang minta ampun, tapi aku masih mencoba membela diri. Dikenal dark side nya saja itu kan artinya seluruh gambaran tentang diri bernilai jelek, itu menyedihkan. Dan justru yang kubangkitkan adalah rasa tidak suka balik. Gila bukan.
Lalu aku konfirmasi, aku tidak bangga loh punya hidup seperti yang banyak aku ceritakan. Aku ini sedih, kadang ingin kulempar apapun, ku mintai maaf semua yang pernah aku buat kesal, berbuat hanya kebaikan. Aku juga mau, mau... mau jadi seperti gambaran orang orang tentang anak perempuan manis yang baik hati dan banyak teman.
Yah, ini kalau ada yang mengira bahwa aku menulis hanya main main dan senang pamer perasaan.
No comments:
Post a Comment