Hai sayang, hai diriku yang awal tahun lalu berjanji untuk berhenti melakukan dosa ghibah.
Ternyata menjadi seperti Ibu Titin yang belum pernah aku
dengar ngata-ngatain orang itu susah banget buatku. Kebiasaaan yang aku lakukan
sejak lama, setiap hari, sudah menjadi karakter. Susah banget untuk tidak julid
diam-diam, bahkan kadang di keramaian.
Padahal, aku sendiri tidak suka dengan pribadi seperti itu,
mudah terpancing untuk menambahkan informasi tentang aib orang lain saat
ngobrol, manas-manasin teman geng di grub WhatsApp. Ini keterlaluan, tidak
etis, norak.
Padahal kepada orang yang aku nilai buruk, aku gak berani
menegaskan kemarahan atau ketidak sukaanku langsung di depan orangnya, aku
tetep cupu, muka dua, pengecut. Persis seperti gambaran suamiku ketika aku
sedang curhat berapi-api, dia tau betul aku cuma berani ngomong gitu di
belakang, tipe domba-domba yang bergerombol.
Setiap hari aku menyadari dan menyesali perbuatanku ini,
setelah janjian sama diri sendiri untuk berubah, ada perasaan bersalah yang
begitu dalam ketika dosa ini aku lakukan lagi, dan itu bagus banget, bisikan
untuk taubat… itu bagus banget, dan sudah semestinya aku ikuti.
Aku beneran pengen jadi orang yang baik, definisi baik buat
aku adalah… manusia yang bisa bersikap sama ketika ada atau tidak ada orang
yang melihatnya, mendengarnya, membicarakannya. Aku pengen jadi orang yang
tulus tidak palsu, yang sama baiknya di depan atau belakang. Aku pengen berhenti
khawatir orang jadi tau Ridha yang asli, ridha yang kalau di rumah…ridha yang
kalau di grub geng sekolah… aku mah pengen jadi ridha yang ridha aja, udah gak
pakai yang dimana, dimana, karena sama aja. Ridha mah orang baik.
dan yang paling penting adalah, aku pengen sama baiknya di
hadapan keluarga maupun orang lain. Aku pengen keluargaku tau gimana baiknya
aku ke oranglain, juga sebaliknya, aku pengen orang lain tau gimana aslinya aku
ke keluargaku.
Kenapa baru pengen? Berarti emang belum terjadi ya, eh gak
papa diri ini, jangan putus asa. Kita bisa mulai dari hari ini kok, kita bisa
mulai sekarang. I love you Ridha, kamu berharga, kamu pasti bisa.

