Ini cerita tentang hari lebaran tahun ini, lebaran ke-4 setelah aku menikah.
Kalau belum tau, lebaran pertama setelah menikah aku LDR
dengan suamiku, lebaran kedua tidak LDR dan kami mudik ke Jawa Timur, lebaran
ketiga aku LDR lagi, tapi aku di Prabumulih, rumah iparku (tahun pertama pandemic,
PSBB), dan ini adalah lebaran ke-empat, LDR lagi… berhubung LDR, jadi aku
diantar pulang ke kampung halaman di Purworejo.
Aisha saat lebaran sudah berusia 2th lebih, namun aku belum
berhasil mendidik Aish untuk bersosialisasi dengan baik, kalau sudah ketemu
keramaian, dia panik dan minta pergi, dan itulah yang terjadi di hari lebaran.
Aku punya ekspektasi, karena 2 tahun tidak menikmati kumpul
lebaran, aku harap tahun ini bisa ikutan kumpul, merasakan lagi hikmatnya hari
raya bersama keluarga besar Bapakku. Untuk mengantisipasi Aisha panik, aku
memilih tidak ikut ke lapangan untuk sholat Ied, lagi pula ini masih situasi pandemi,
Namun yang terjadi adalah…
Tentu saja Aisha tetep panik, saat rombongan keluarga Bapak
mulai berdatangan di rumah Embah, Aisha panik dan manggilin aku, ngajak pergi…
padahal aku sudah siapkan datang duluan supaya dia sempat beradaptasi sama
lingkungannya, ternyata gagal.
Jadi hari pertama lebaran, saat semua kumpul-kumpul pada
makan dan foto, aku ngajak anakku keliling naik motor, berharap paniknya segera
mereda dan segera bisa ikut bergabung dengan yang lain. Sayangnya, dua kali coba
merayu kembali, dia tetep masih gak mau, rayuan ketiga gagal aku ikut ngambek dan gak mau
ikut kumpul, jadi aku pulang duluan…
Aku ikut marah. Jadi gak cuma Aisha yang tantrum hari itu,
aku juga ikutan.
Kok gak dewasa banget ya?
Ya itu, ternyata aku belum siap lebaran sendirian, aku
mengasuh sendirian, menghibur sendirian. Kemana semua orang ya? kenapa dalam
hiruk pikuk lebaran ini aku merasa hanya aku yang capek ngurus anak tanpa bantuan.
Jadi, lebaran tahun ini yang membekas dalam hati adalah
kesedihan dan kesepian. Sampai-sampai aku berharap lebaran cepat berlalu, aku
mau hari biasa aja, aku mau pulang Yukum, aku mau kalau sepi sepi sekalian,
jangan merasa kesepian padahal ramai orang.
Akhirnya lebaran pertama kuisi dengan nonton konsernya Didi Kempot di TV.

No comments:
Post a Comment