Friday, February 28, 2014

Let Live Alive

Pukul 5:47, pada akhirnya aku terbangun dari mimpi panjangku, Kepala dan dadaku kini berat, rasanya tak lagi hanya pundak saja yang ditindih beban,  pelupuk mata dan tanganku ikut gemetar. Hatiku masih ramai oleh cemoohan. Hebat sekali aku, dalam semalam saja aku terlalu panjang melakukan perjalanan. 

Sebelum pikiranku kembali ke alam logika, aku sedang berusaha memungut mimpi mimpiku yang terserak dimana mana. Mimpi malam ini terlalu lama dan menyesakkan. Aku tak mau hanya mengawang-ngawang, aku mau gambar itu kembali, aku ingin tau siapa mereka yang menyakitiku di alam mimpi.

Dadaku bergemuruh, aku ini sudah berapa lama menunggu bunga matahariku mekar, Kadang memang begini, aku menulis tanpa tujuan dan tanpa rasa malu, tapi aku sudah menamatkan  episode sedih sedihku, aku sudah mengepak rasa benci dan sakit hati. maka tertawalah, tertawai dirimu sendiri. Dan menarilah bersama hujan.

Biarkan langit yang menyembuhkan ...

Thursday, February 27, 2014

Jadzab : KAMU


Berhentilah memandangku begitu , sayang
Agar aku tak gelisah , agar aku tak susah tidur
Ingin rasanya kau ludahi saja wajahku
Yang gosong oleh waktu ,
Kini , Aku pilih jadi anak anak kembali’
Agar engkau jengkel, “nakalnya anak ini”

Berhentilah menancapkan paku asmara sayang,
Agar aku tak jatuh cinta . agar aku tak terkapar
Ingin Rasanya kau bunuh saja pohon cintaku
Kini aku menjelma maling dan kacu
Agar engkau menghukumku

Berhentilah menggodaku sayang
Agar aku tak gede rasa , agar ku tak pingsan
Ingin rasanya kau cakar saja tubuh ini
Yang mati rasa oleh amarah
Kini Aku mengubah diri jadi musuhmu
Agar engkau makin galak padaku …

Berhentilah marah padaku sayang
Agar kau tak malah penasaran. Agar aku tak makin gila padamu
Ingin rasanya kau usir saja hidupku
Yang moksa oleh kebohongan
Kini kuperankan seorang penghianat
Agar engkau makin cemburu

Berhentilah menangis sayang
Agarku tak mengucurkan air mata
Agar aku tak membaca rahasia
Ingin rasanya kau hapus namaku
Yang neraka oleh dendam dan benci
Kini aku menjadi doa , agar engkau Amin !
(Matori A Elwa)

Cinta Bunga Matahari

Ada saat dimana kita tidak menyadari mana kenyataan dan mana yang hanya mimpi. Lalu kita terbangun dengan perasaan curiga, jangan jangan aku sudah gila. Begitulah, hal seperti ini tidak hanya terjadi sekali, aku amat sering mengalami hal hal yang terasa begitu nyata saat berada di alam mimpi, dan itu mengerikan. 

Jika ada penyenang yang membuat pagiku tidak lagi mengerikan adalah ingatan tentang cahaya matahari yang mulai jatuh dipelataran rumah dengan aku bersepeda. Aku selalu suka dengan matahari senja yang menerpa wajahku, warnanya dan aroma angin yang menggiringku untuk mimpi selanjutnya.

Begitu banyak pilihan yang disodorkan pada kita, and I have to grow up ... mungkin, saat inilah aku harus sudah siap memilih menjadi perempuan menyenangkan. Yang ada dengan senyuman dan ketenangan yang utuh, tidak lagi setengah setengah. Aku tidak akan berjalan dibelakangmu dan membuatmu kembali berbalik menghiburku dulu, dan aku tidak akan berjalan didepanmu dengan rantai penguasa. Kita berjalan bersama ... beriringin dibawah indahnya langit sore dan bunga matahari. Karena aku, mencintaimu ...

Monday, February 24, 2014

Stay Positive

Kadang kadang hasrat menulis gw kambuh disaat yang gak tepat. Saat gw sedang uring uringan kayak sekarang. gw teramat sibuk dengan perasaan lesu menjelang masuk kuliah. Pengen nambah liburnya. Meski gak ada kegiatan liburan yang wah, tapi gw menikmati tiap hari dengan gak ngapa ngapain. Kalau di tugas liburan sekolah dasar, judul karangan gw adalah “Membantu Ibu di Rumah”. 

Emang gak begitu seru sih, kadang kadang malah bosen. Dan disaat paling akhir ini biasanya gw pakai untuk menyesali waktu awal libur yang banyak dipakai buat badmood. Gw sudah mengikuti prosedur merancang liburan yang mengasyikkan, namun sayangnya, disaat buat planning itu mood gw sedang buruk, jadi gak ada ghiroh untuk melaksanakannya. Perempuan macam apa gw ini.

Tapi... adalah yang gw kerjain, diantaranya browsing serius tentang the wedding ideas (?), how to make brooch from fabric, dan maen the sims life stories. Untuk hasil browsing wedding ideasnya sih parah, gw jadi ngiler dan lupa diri. Haruslah gw ingat bahwa kita tidak boleh sekali-kali bertingkah layaknya pribahasa “besar pasak dari pada tiang”. Sebenernya konsep yang gw ilerkan ini sederana, tapi untuk saat ini masih tabu dan gak pas aja kalau prosesinya disini. 

Soal bros brosnya, diluar perkiraan sih, rupanya tangan gw cukup terampil mengolah kain perca jadi bros sesuai selera gw. Itu yang penting, gw melakukannya dengan passion. Wahahaha ... keliatan banget kerapuhan gw dalam menajalani hidup ini ya. Ini nih yang paliang penting, dalam beberapa jam aja gw sudah menyelesaikan riley’s story dan vincent’s story. Sekarang dua duanya udah masuk ke free play. 

Emang dari awal gw pengen banget tau endingnya, gw beritau ya, rupanya si riley kemudian nikah ama si mickey dan bisa try for baby kalau si vincent ya sama si barista itu. hah, gw lupa namanya. Tapi kekayaannya si vincent gw tukar dengan nyawa si cewek, aneh ya, pencabut nyawanya bisa dinego. Sekarang gw sedang mikirin pengen bikin rumah, tapi gw udah bosen dengan perkakasnya, juga karena gw lemah sekarang, belum selesai rumahnya udah pening bosen. Pengen gw itu mbuat rumah yang masterpiece kayak pas di the sims 1, terus gw pamerin di blog. 

Oya, soal uring uringan tadi ya ? gw lagi gak doyan doyan amat makan nih, gw kalau banyak beban suka aleman. Tapi gw udah niruin kak marissa anita buat gak membeberkan hal hal yang personal ke blog umum, cukuplah ruang ini digunakan untuk sharing hal hal positif, misalnya buah pikiran yang bermanfaat dan lain sebagainya, bukan tong sampah buat nampung pikiran sampah. Buat pemula, bolehlah agak dilonggarin ... Hehe. Good luck for me everyday! Yeay!

Thursday, February 13, 2014

Maaf Dan Terimakasih

Manusia memang beragam, salah satu jenis dari keberagaman itu adalah jenis saya. Bagaimana saya bisa menjelaskan buah pikiran saya ini, sederhana saja dua kata itu “Maaf dan terimakasih”. Banyak orang sudah tau mengapa penting mengucapkan nya, dan ada sedikit golongan yang rupanya sudah agak lama ini tidak menyadari bahwa dirinya tidak lagi “Respect Other”. Mengecewakan memang, tapi tidak ada alasan untuk saya menyalahkan, mungkin kadar merasa penting memegang dua kata ampuh itu berbeda antara kita.

Namun ada hal yang selalu sama menurut saya, yaitu Orang yang telah memberi adalah orang yang berhak untuk mendapatkan “terimakasih”, dalam bentuk apapun itu, ucapankah atau hal lain yang mewakilinya. Ketika bersalah, patutlah kita mengucapkan kata maaf, diterima atu tidak, maaf adalah kunci utama untuk membuka pintu kedamaian, terutama untuk diri kita sendiri, ketenangan bersama adalah bonus. 

Saya memang belum ahli dalam merangkai kata kata, pun menuangkan ide saya dalam bentuk menulis, tapi semoga hal yang sederhana ini dapat bermanfaat bagi saya dan siapapun. Mulailah untuk tidak lupa mengucapkah “Maaf & Terimakasih”, tingkatkanlah kadar kesadaran berterimakasih dan meminta maaf segera, sesepele pemberian itu menurutmu, dan sekecil apapun kesalahan yang kau buat.

Wednesday, February 12, 2014

We Have to Love Cooking

Untuk manusia yang amat menyukai jenis makanan pedas, akan sangat menyenangkan jika mempelajari bumbu bumbu yang akan menunjang kepedasan dan ketajaman rasa makanan, termasuk saya. Jika kriteria pedas pada umumnya adalah 1-10 maka level ketahanan saya adalah 9,9. Seringkali saya tidak lagi memikirkan sistem pencernaan saya, walaupun pernah sekali saya hampir pingsan karena tiba tiba saja perut saya sakit dan badan saya lemas, memang tidak sampai pingsan, tapi cukup membuat saya banjir keringat. Namun sayangnya, kejadian itu tidak membuat saya jera, malah perut saya sudah kebal sekarang. sembari belajar, saya akan mem-posting beberapa bumbu dapur khas indonesia, semoga bermanfaat untuk kita berdua ya.

1. Ragam Bumbu Dapur Cabe



2. Ragam Bumbu Dapur Jenis Asam 


3. Ragam Bumbu Dapur Jenis  Daun 


4. Ragam Bumbu Jenis Akar Rimpang

5. Ragam Bumbu Dapur Jenis Bawang

6. Ragam Bumbu Dapur Kering