Friday, February 28, 2014

Let Live Alive

Pukul 5:47, pada akhirnya aku terbangun dari mimpi panjangku, Kepala dan dadaku kini berat, rasanya tak lagi hanya pundak saja yang ditindih beban,  pelupuk mata dan tanganku ikut gemetar. Hatiku masih ramai oleh cemoohan. Hebat sekali aku, dalam semalam saja aku terlalu panjang melakukan perjalanan. 

Sebelum pikiranku kembali ke alam logika, aku sedang berusaha memungut mimpi mimpiku yang terserak dimana mana. Mimpi malam ini terlalu lama dan menyesakkan. Aku tak mau hanya mengawang-ngawang, aku mau gambar itu kembali, aku ingin tau siapa mereka yang menyakitiku di alam mimpi.

Dadaku bergemuruh, aku ini sudah berapa lama menunggu bunga matahariku mekar, Kadang memang begini, aku menulis tanpa tujuan dan tanpa rasa malu, tapi aku sudah menamatkan  episode sedih sedihku, aku sudah mengepak rasa benci dan sakit hati. maka tertawalah, tertawai dirimu sendiri. Dan menarilah bersama hujan.

Biarkan langit yang menyembuhkan ...