Thursday, February 27, 2014

Cinta Bunga Matahari

Ada saat dimana kita tidak menyadari mana kenyataan dan mana yang hanya mimpi. Lalu kita terbangun dengan perasaan curiga, jangan jangan aku sudah gila. Begitulah, hal seperti ini tidak hanya terjadi sekali, aku amat sering mengalami hal hal yang terasa begitu nyata saat berada di alam mimpi, dan itu mengerikan. 

Jika ada penyenang yang membuat pagiku tidak lagi mengerikan adalah ingatan tentang cahaya matahari yang mulai jatuh dipelataran rumah dengan aku bersepeda. Aku selalu suka dengan matahari senja yang menerpa wajahku, warnanya dan aroma angin yang menggiringku untuk mimpi selanjutnya.

Begitu banyak pilihan yang disodorkan pada kita, and I have to grow up ... mungkin, saat inilah aku harus sudah siap memilih menjadi perempuan menyenangkan. Yang ada dengan senyuman dan ketenangan yang utuh, tidak lagi setengah setengah. Aku tidak akan berjalan dibelakangmu dan membuatmu kembali berbalik menghiburku dulu, dan aku tidak akan berjalan didepanmu dengan rantai penguasa. Kita berjalan bersama ... beriringin dibawah indahnya langit sore dan bunga matahari. Karena aku, mencintaimu ...

No comments: