Sunday, September 27, 2015

Rahvayana, Ada yang tiada

Karya
Sujiwo Tejo

Sinta,
Sekarang sudah sekian purnama tak kunjung kamu balas surat-suratku.
Kamu membisu.
Semoga itu bukan kebisuan yang kamu sengaja untuk membuatku jatuh bangun sambil merenung.
Padahal,
Segunung apa pun diamku merenung
Tak mungnkin aku sampai pada pemahaman mengapa aku mencintaimu.
Seremuk apapun tubuhku,
Selama aku masih jatuh ke tanah,
Selama masih direngkuh dalam pelukan Ibu Pertiwi
Asal mula Dewi Widowati yang kucintai
Aku akan mengutuh dan kembali bangkit.
Selama itu pula aku akan mencintaimu.
Tuhan,
kalau memang cintaku terlarang pada Sinta
Kenapa Kau bangun megah rasa ini di dalam sukmaku?
Tuhan...

No comments: