Dulu aku ekstorvert, lalu introvert,
lalu ekstrovert lagi. suka terwarnai dengan lingkungan, terbawa arus. Dan temennya
ganti-ganti. Beberapa ada yang masih mau berteman, banyak yang lost contact
setelah tidak hidup di lingkungan yang sama. Saat ini selain mengerjakan
skripsi, kegiatanku yang lain adalah tidak ada.
Sempat ikut kegiatan jurnalistik di
kampus, seru sekali. Aku banyak menyimpan kenangannya di intagram karena lebih popular
di masa kini dan tempat pamer kegiatan yang paling berpengaruh. Tapi beberapa
waktu lalu banyak foto yang aku hapus lagi karena satu dan lain hal.
Anyway, yang mau aku ceritakan
sekarang sebenernya adalah teman perempuan yang kami temenan di salah satu kegiatan
jurnalistik itu. Awal bertemu mereka berdua itu rasanya agak sulit menjelaskan,
aku merasa agak terintimidasi. Gak lama memang, than mereka jadi dua orang yang
paling sering bersamaku, kami nyambung. Sampai hari ini, ada beberapa suka duka
yang sudah kami lalui, entah itu datangnya untuk masing masing pribadi atau
pernah yang sekali pukul 3 kena semua.
Honestly, mereka keren. Sebelum aku
bertemu dengan 2 anak ini mereka sudah jadi bestfriend duluan. Lalu aku,
mungkin di luar persahabatan mereka, kami bergabung jadi semacam teman bertiga.
Bertiga dapat rezeki dari Allah melalui orang-orang baik yang ada di sekitar
kami. That’s was amazing membayangkan serunya main bareng selama ini.
Dan hari kemarin mereka datang
berkunjung ke rumah, aku senang. Aku senang seperti mereka akan menjadi temanku
lagi di masa masa lain meski kami sudah tidak hidup di lingkungan yang sama. They
are so kind, they are so inspiring. Mereka teman yang baik, teman yang seru,
teman yang apa adanya, teman yang penasaran, teman yang lama.

No comments:
Post a Comment