Saturday, December 23, 2017

Tak ada Judul, Menulis saja

Aku baru selesai mentruasi hari ini, sudah menjadi kebiasaan tiap akan mens aku merasa sedikit berguncang jiwanya. Ada saja hal yang bisa buat aku nangis, sedih, terharu, marah, bahkan kadang juga bahagia. Sempat kucari mengapa aku begitu di Google, apakah ada hubungannya dengan hormone yang diproduksi ketika jadwal mens ku sudah dekat?

Lalu aku mendapati diri ini menyesal karena ketika di bangku kuliah tidak kepo saat ada materi fisiologi hewan tentang sistem endokrin. Seharusnya nanya, karena membaca sendiri membuat aku bingung dan suka tidak percaya. 

Hingga aku dapat kesempatan mengikuti sebuah seminar tentang thibunnabawi, mulanya aku underestimate bakal boring dan terlalu kebisnis-bisnisan. Ternyata tidak juga, aku seperti tengah mengikuti kuliah tentang psikologi sekaligus biologi, mau bilang kedokteran aku gak tau mereka belajar yang ginian juga gak.

Lalu aku mendapatkan sebuah jawaban atas apa yang sedang terjadi padaku, sebelum aku pusing dengan perkara hormone, ada satu hal yang aku lewati saja selama ini. Yaitu… taqwa. 

Alhamdulillah meski belum kaffah, aku termasuk perempuan yang percaya betul dengan apa saja yang ada di Al-Quran dan Hadist. Sehingga aku merasa cocok dengan kajian yang diberikan karena semua berlandaskan syariat islam. 

Soal jawaban tadi… aku menjawab sendiri, mengapa aku masih sering marah. Jawabannya adalah karena aku kurang bertaqwa dan kurang melibatkan Allah dalam tiap urusanku. Tau ayat ini “…’ala bidzikrillahi tathmainal quluub” tapi masih suka lupa mengimplementasikannya. Kesehatan fisik itu merupakan cerminan dari kesehatan jiwa. Ternyata ada sedikit yang aku ingat tentang endokrin, jadi memang betul ada hormone yang diproduksi ketika seseorang merasa stress, stress ini dapat dipicu oleh apapun. Hormone tersebut entah bagaimana nanti akan menekan sistem kekebalan tubuh sehingga sistemnya tidak mampu berfungsi sebagai mana mestinya, seseorang yang lemah pertahanan tubuhnya akan kesulitan melindungi diri dari berbagai ancaman virus, bakteri, bahan kimia, kontak fisik, dan lain sebagainya yang dapat mengancam kesehatannya.

Aku ingat hormonenya, ada kortisol lalu adrenalin ada apalagi ya… hmm lupa.

Maka penting sekali untuk selalu dalam kondisi sadar bahwa hidup dan mati ini dalam kekuasaan Allah, kita tidak hidup begitu saja. Ada yang mengendalikan, ada yang mengawasi, tidak perlu takut tidak perlu bingung, tidak perlu sering stress. Allah lagi dan Allah terus.

Selamat ya ridha, insyaa Allah 43 hari lagi akan menikah. Jangan lupa banyak belajar tentang bagaimana islam mengatur pernikahan. Semoga, senantiasa ingat dan taat pada Allah.

No comments: