Who the fuck are you!?
Apapun yang bisa menggerakkan orang lain untuk bisa menulis
perasaanya adalah benar benar sesuatu yang abnormal. Aku enggan menyebutnya
penting, karena kadangkala “apapun” disana adalah hal hal yang sedang begitu
kita tak suka, atau hal hal yang ingin segera kita lupakan, atau memang betul
betul tidak penting.
Lebih hebat lagi pabila sampai tak ada separagraf pun yang
ditulisnya karena tidak lagi ada kata kata yang bisa ditemukan dalam kepalanya
untuk menggambarkan apa yang dirasakan sesungguhnya. Begitu dalam, begitu muak,
begitu menyesal, perasaan yang pilu dan tak tergambarkan.
No comments:
Post a Comment