Memang Allah yang maha mengetahui
tidak akan menyia-nyiakan doa kita. Allah menjawab. Allah membimbing kita
menemukan jawaban itu.
Setelah sekian hari bergelut
dengan keresahan dan kegundah gulanaan ala anak alay yang super lebay, pada
akhirnya saya dengan perasaan lega mendapatkan jawabannya malam ini, ah tak
kuasa menahan geli. Ew
Terbayang ya? Alangkah bingung
mau nulis versi apa. ala anak muda atau pujangga. Ew
Titik titik titik titik.
Ew.
Kan bener kan, adik-adikku yang
aku cintai. Berjalanlah di muka bumi ini dengan patuh, dengan niat lillahita’ala.
Jangan sekali kali kamu lupa, kepada siapa nanti kembali, kepada siapa diri
mengabdi. Allah dik, Harus, hanya kepada-Nya lah kita berserah diri, hanya
untuk-Nya lah setiap nafas yang kita hembuskan... setiap detik yang kita
lewati.
Karena adikku... bila pernah kau
niatkan suatu hal karena “Cuma manusia” kau tau apa akibatnya. Kecawa dik. Tiada
pantas menggantungkan harapan kepada selain-Nya. Nanti kamu geli dik...
Ketika kamu lihat kenyataan,
ketika satu persatu “sepandai pandainya tupai melompat akhirnya jatuh juga”,
itu loh dik. Pribahasa yang intinya sehebat apapun muslihat dimuslihati, jika
Allah mengizinkan, kita akan dituntun tau juga.
Sudahlah dik, tegaklah. Ingat ya,
niatkan segalanya hanya karena Allah. Trust me, it’s safe.