Banyak orang, bila ditanya apa
hobinya, akan menjawab “nonton film”. Aku adalah salah satu dari yang banyak
itu. film menjadi begitu menginspirasi kehidupanku. Misalnya setelah nonton Sherlock
holmes dengan kemampuan analisis yang mengagumkan, cita citaku beruba jadi
detektiv, setelah nonton agen of S.H.I.E.L.D dengan sepasang muda mudi yang
ahli di biokima dan teknologi aku jadi rajin baca buku campbell, setelah nonton
the blind side dengan Mrs Anne lough yang “Argh”, aku jadi seneng facial, setelah
nonton A-Team aku jadi pengen punya grub bela diri. Jarang film genre “romance”
yang kemudian aku suka sekali, entah karena iri atau memang tidak masuk akal.
Yah, Meskipun aku juga masih nonton sih. Ya intinya aku muak dengan film
bertemakan cinta, ehh.
Seperti sore itu, di penghujung
oktober. Yang ku ingat, warna langit kian merah, hari ini telah habis. Kepala ini
berat seberat tas punggung doraemon yang ku gendong, susah payah menahan air
mata yang mau tumpah, lagi lagi entah kenapa. Mungkin karena laporan belum
dikerjakan, atau ujian esok harinya yang belum di siapkan, atau masalah hati
lagi, ini nih. Kemunduran kemunduran seperti ini yang sering menghambat dan
akhirnya mempush aku melakukan hal hal nekat seperti tidak mandi sore dan
langsung tidur sampai pagi.
Padahal, tidur sama sekali tidak
menyelesaikan apa apa ya. Sama. Sama seperti beban pikiran yang tanggung untuk
dihabiskan dalam sehari. Mesti tersimpan sampai besok, besoknya lagi. Ada saja
hal hal yang mengganggu fokus belajar. Kalau kata buku-buku motivasi, orang
orang yang senengnya mengeluh tidak usah di ajak main, hindari orang orang yang
suram agar tidak ketularan. Yohh.
Jadi, kunci sukses adalah jangan hobi baca novel atau
nonton film genre percintaan, agar kita lebih realistis dalam berpikir, dalam
bertindak, dalam bermimpi soal prince charming. Laki laki yang suka nekat
ngelakuin hal hal romantis itu teh Cuma ada di film, di novel, cewek cewek
rambut panjang berkulit lembut dan senyumnya menawan juga Cuma ada di iklan
shampo, jadi... pandang hidup ini dengan kaca mata pak habibie, atau iwan fals.
Yoman.