Friday, November 07, 2014

Skyfall



Hari kamis lalu, praktikum usai lebih awal. Jarang sekali begini. Kulihat langit masih terang, meski baru saja turun hujan. Aroma seperti ini membuat aku rindu segalanya. Kulihat jam masih pukul 17.12, kupacu sepeda motorku ke SPBU dan segala macam pikiran mulai kupanggil satu satu. Me time. Aku sendirian sekarang, aku bisa mengaduh dan tidak lagi berpura pura.

Resah sekali. Sesampainya di kost, kubersihkan badanku dan berbaring. Tidak lama, aku tertidur. Dan seperti biasanya, aku bangun tengah malam untuk mengerjakan tugas dan menggunakan layanan suka suka dari provider yang bonusnya bersyarat itu. ternyata hujan lagi. Sepagi ini aku sudah harus rindu segalanya. Memang aroma udara selepas hujan, ingatan tentang hujan, membuat segalanya jadi kemarin.

Saat jam dinding menunjukkan pukul harus bersiap kuliah, aku pun bersiap. Mata kuliah pertama, selesai. Dzuhur. Praktikum, selesai.

Seperti seminggu yang lalu, aku duduk di sana bersama clara. Mengerjakan tugas dan se-earphone berdua. Kami selesai setelah baterai notebook-ku tinggal 3%. Aku buru buru menuju kostan, Tiba-tiba Mentari datang.

Kami makan dan mulai membicarakn masalahku dan masalahnya. Sekarang sudah pukul 19.10, aku masih di selasa 4 minggu yang lalu.

Ohya, Aku sudah tau. ternyata mungkin...

Dia lebih cantik ya, dia lebih mancung, dia lebih putih, dia lebih merona. Dia lebih menyenangkan, dia lebih pintar, dia lebih sopan, dia lebih ramah, dia lebih anggun, dia lebih rapi. Dia lebih subur, dia lebih banyak temannya, dia lebih natural, dia lebih bisa menjaga diri. Dia lebih bisa beradaptasi, dia lebih bisa survive, dia lebih jarang galau, dia lebih dewasa, dia lebih lucu, dia lebih keren jurusan kuliahnya, dia lebih dekat, dia lebih akrab, dia lebih realistis, dia lebih lentik jemarinya, dia lebih terhormat, dia lebih rajin, dia pintar masak, dia suka anak kecil, mungkin dia suka kucing, dia suka apa yang kamu suka, dia kebetulan ber-hobi sama denganmu, dia mendengarkan, dia jarang mengeluh, dia lebih semangat, dia lebih tegar, dia lebih bisa dibanggakan, dia lebih disiplin, dia tidak suka malu maluin, kata temanmu dia lebih juga kan, dia lebih banyak yang suka, dia lebih menarik, dia lebih bisa ngatur waktu, dia lebih tenang, dia lebih mudah memaafkan, dia lebih lapang dada, dia lebih manis senyumnya, dia lebih menyenangkan tawanya.

Dia lebih, begitu kan.