Hari kamis lalu, praktikum usai
lebih awal. Jarang sekali begini. Kulihat langit masih terang, meski baru saja
turun hujan. Aroma seperti ini membuat aku rindu segalanya. Kulihat jam masih pukul
17.12, kupacu sepeda motorku ke SPBU dan segala macam pikiran mulai kupanggil
satu satu. Me time. Aku sendirian sekarang, aku bisa mengaduh dan tidak lagi berpura
pura.
Resah sekali. Sesampainya
di kost, kubersihkan badanku dan berbaring. Tidak lama, aku tertidur. Dan seperti
biasanya, aku bangun tengah malam untuk mengerjakan tugas dan menggunakan
layanan suka suka dari provider yang bonusnya bersyarat itu. ternyata hujan
lagi. Sepagi ini aku sudah harus rindu segalanya. Memang aroma udara selepas
hujan, ingatan tentang hujan, membuat segalanya jadi kemarin.
Saat jam dinding menunjukkan
pukul harus bersiap kuliah, aku pun bersiap. Mata kuliah pertama, selesai. Dzuhur.
Praktikum, selesai.
Seperti seminggu yang lalu, aku
duduk di sana bersama clara. Mengerjakan tugas dan se-earphone berdua. Kami selesai
setelah baterai notebook-ku tinggal 3%. Aku buru buru menuju kostan, Tiba-tiba Mentari
datang.
Kami makan dan mulai membicarakn masalahku dan masalahnya. Sekarang sudah pukul 19.10, aku masih di selasa 4 minggu yang lalu.
Ohya, Aku sudah tau. ternyata mungkin...
Ohya, Aku sudah tau. ternyata mungkin...
Dia lebih cantik ya, dia lebih mancung, dia lebih putih, dia lebih
merona. Dia lebih menyenangkan, dia lebih pintar, dia lebih sopan, dia lebih
ramah, dia lebih anggun, dia lebih rapi. Dia lebih subur, dia lebih banyak
temannya, dia lebih natural, dia lebih bisa menjaga diri. Dia lebih bisa
beradaptasi, dia lebih bisa survive, dia lebih jarang galau, dia lebih dewasa,
dia lebih lucu, dia lebih keren jurusan kuliahnya, dia lebih dekat, dia lebih
akrab, dia lebih realistis, dia lebih lentik jemarinya, dia lebih terhormat,
dia lebih rajin, dia pintar masak, dia suka anak kecil, mungkin dia suka
kucing, dia suka apa yang kamu suka, dia kebetulan ber-hobi sama denganmu, dia
mendengarkan, dia jarang mengeluh, dia lebih semangat, dia lebih tegar, dia
lebih bisa dibanggakan, dia lebih disiplin, dia tidak suka malu maluin, kata
temanmu dia lebih juga kan, dia lebih banyak yang suka, dia lebih menarik, dia
lebih bisa ngatur waktu, dia lebih tenang, dia lebih mudah memaafkan, dia lebih
lapang dada, dia lebih manis senyumnya, dia lebih menyenangkan tawanya.
Dia lebih, begitu kan.
