Mari sejenak berpikir
Berhenti sebentar, untuk sekedar menengok ke belakang, atau
arah lain-lah.
Siapa tau disana ada nasib orang yang diam begitu, menunggu.
Siapa tau ada yang diam diam meneriaki, tanpa suara.
Namun gemanya sampai larut malam, terbawa sampai jam tidur,
menggantung bersama rembulan.
Bayangkan bila malam juga diam ,
Enggan memberikan jawaban, padahal... sudah mengaduh,
memanggil nama yang tak jua kau dengar.
Tengoklah...
Siapa tau dia ada di ujung matamu,
Atau terselip dalam baris kata di catatan ini.
Siapa tau dia masih menunggu, tanggalan berganti.
Karna katanya, waktu dapat menghapus jejak, menghapus
bayangan.
Begitu?