Thursday, January 18, 2018

Sebentar Lagi

Hampir dua minggu kedepan, hidupku akan berubah. Aku akan menjadi seseorang dengan status dan cara hidup yang berubah. am I excited? Yes, dan excited ini mulai berubah lagi jadi takut.

Hey! Aku bakal hidup sama orang lain? Aku bangun, makan, bersih-bersih, jalan-jalan, dan lainnya dengan adat budaya orang lain, dengan tata krama keluarga lain (yah aku dikenal gak ngerti tata krama by the way), dan aku gak suka dengan label itu, bener-bener gak suka.

Apakah aku bisa menghadapinya? How if…

Apakah aku harus berubah? aku kah yang harus berubah? Really? 

Aku pengen banget bisa konseling ke orang.

Meski aku pernah dapat nasihat tentang “jangan menulis diary terus, semua-mua ditulis (selanjutnya diketahui bahwa indikasi orang yang punya kelainan jantung adalah orang yang semua di simpan dalam dendam, dalam tulisan), just let it go… darling.

Aku tetep pengen sharing tentang apa yang terjadi sama aku, ketakutan ini, label ini, yeah… iam afraid to change. Aku takut berubah… aku lemah, tidak jenius, tidak punya uang, aku tidak independen. How if…

Aku harus segera punya anak than, why? I think anak bakal jadi teman seumur hidup, ya minimal sampai aku mati. Lalu lanjut ke akhirat.

Aku takut tidak di bela (lagi). Makanya aku harus punya seseorang yang akan membela ku, darah dagingku, anakku. Atau sebetulnya aku bisa membela diri sendiri ya?

Aku takut sekali… aku takut sedih, aku takut salah.

Aku… takut.

No comments: