Hampir dua minggu kedepan, hidupku
akan berubah. Aku akan menjadi seseorang dengan status dan cara hidup yang
berubah. am I excited? Yes, dan excited ini mulai berubah lagi jadi takut.
Hey! Aku bakal hidup sama orang
lain? Aku bangun, makan, bersih-bersih, jalan-jalan, dan lainnya dengan adat
budaya orang lain, dengan tata krama keluarga lain (yah aku dikenal gak ngerti
tata krama by the way), dan aku gak suka dengan label itu, bener-bener gak
suka.
Apakah aku bisa menghadapinya? How if…
Apakah aku harus berubah? aku kah
yang harus berubah? Really?
Aku pengen banget bisa konseling ke
orang.
Meski aku pernah dapat nasihat
tentang “jangan menulis diary terus, semua-mua ditulis (selanjutnya diketahui
bahwa indikasi orang yang punya kelainan jantung adalah orang yang semua di
simpan dalam dendam, dalam tulisan), just let it go… darling.
Aku tetep pengen sharing tentang apa
yang terjadi sama aku, ketakutan ini, label ini, yeah… iam afraid to change. Aku
takut berubah… aku lemah, tidak jenius, tidak punya uang, aku tidak independen.
How if…
Aku harus segera punya anak than,
why? I think anak bakal jadi teman seumur hidup, ya minimal sampai aku mati. Lalu
lanjut ke akhirat.
Aku takut tidak di bela (lagi).
Makanya aku harus punya seseorang yang akan membela ku, darah dagingku, anakku.
Atau sebetulnya aku bisa membela diri sendiri ya?
Aku takut sekali… aku takut sedih,
aku takut salah.
Aku… takut.
No comments:
Post a Comment