Wednesday, January 16, 2019

Thoughtful Eating

Aku mau bercerita soal makanan nih. Apakah kamu termasuk orang yang kesulitan menentukan makanan kesukaan? Atau bisa menyebutkannya, namun tidak begitu yakin bahwa jawaban kamu itu benar-benar akurat? Karena selera kamu sangat cepat berubah?

Tos!

Berbeda dengan suamiku yang tau betul makanan kecintaannya, tau betul enaknya kita makan apa sekarang, aku tidak. Aku tidak mahir dalam merasakan makanan, makan buatku adalah sebuah proses pemasokan kalori udah itu aja, dan jika aku telat makan maka aku akan pusing dan marah-marah.

Bagi suamiku yang masih terus bercita-cita menjadi chef dan punya restoran, makan adalah sebuah proses yang begitu syahdu, dilumatnya makanan dengan penuh rasa cinta dan gairah. Aku sudah mencoba ikut-ikutan, tapi aku tidak bisa, aku tidak bisa mendalami peran dengan baik.

Tapi, beberapa hari ini aku menemukan kenikmatan dalam makan sesuatu!

Aku benar-benar merasakan kelezatan yang membuat aku tidak ketagihan tapi bersyukur.

Ialah… arem-arem pedas yang dijambal sama bakwan dan pas pedes-pedesnya di minumin teh panas, aduhai! Itulah kenikmatan tiada tara yang berhasil aku rasakan. Rasa itu ibarat dahaga yang diminumi, ibarat rindu yang akhirnya bertemu, Puas, lega…

Akhirnya, aku berencana membuat anakku menyadari apa yang ia rasakan ketika makan, aku akan membiasakan ia untuk makan dengan focus. Sejak kecil nanti, aku ingin melatihnya untuk sadar kapan dia lapar, menikmati tiap suapan makanannya, dan juga tau kapan harus berhenti. Ah, lucunya…

No comments: