Tidak ada yang bisa ditulis dari
kemarahan demi kemarahan yang muncul dan tenggelam. Maka aku menasihati bayi,
anak-anak, dan orang-orang yang belum mati:
Hiduplah dengan baik.
Hidupkan hidup mu dengan baik. Jangan
salah, jangan terlanjur.
Mengajilah, mintakan bimbingan
kepada orang-orang dewasa baik yang dikenal. Dengarkan dengan seksama, resapi
dan tak usah banyak protes. Hiduplah dengan cara islam. Hiduplah yang layak.
Banyaklah membaca. Membaca membuka
pikiran selebar lautan, sedalam-dalamnya. Pahami ilmu yang tertulis, tapi
sebelumnya banyaklah mengaji Al-Qur’an, agar bisa bedakan mana bacaan benar dan
bacaan tak benar.
Hiduplah yang ramai.
Jumpai banyak tempat, banyak orang,
banyak suasana. Lihatlah bagaimana hidup bersama mengajari banyak hal.
hiduplah yang benar, supaya tak
merasa hina. Atau dihinakan.
Hiduplah dengan hidup yang seperti
orang-orang, jangan terlalu berbeda. Hiduplah yang biasa saja. Jangan ingin
macam-macam, jangan banyak permintaan.
Hiduplah yang kalem. Sampai tak ada yang kenal.
Mungkin mati, nanti sendirian.
No comments:
Post a Comment