Saturday, October 07, 2017

Jobless

Adalah mahasiswa yang baru lulus kompre.

Satu bulan lamanya ia mengurus administrasi wisuda, mulai dari jatuh bangun cetak skripsi sampai lari sana lari sini mengejar waktu agar segera usai, supaya bisa kerja, kerja di dekat rumah.

Lepas dari status mahasiswa, aku lalu bingung. Sebetulnya tidak, hanya tidak berani bilang kepada Ibu dan Bapak bahwa aku ingin istirahat sejenak, sejenak saja. Aku ingin leha-leha di rumah, menyapu dan menanam cabai. Amboi rasanya.

Tapi nampaknya bukan ini cita-cita kedua orang tuaku menyekolahkan sampai sarjana. Keinginanku bermanja ria pupus sudah.

Maka senin besok aku bertekad untuk mulai mencari kerja. Bismillahirahmanirahim…

Aku belum tau benar pekerjaan seperti apa yang aku inginkan. Aku tidak punya persiapan apa-apa selain berkas dalam map coklat tanda pelamar. Satu-satunya alasan aku mencari kerja adalah supaya terlihat berkegiatan, punya gaji, sehingga tak perlu was-was orang tuaku melihat anaknya yang sudah sarjana berleha-leha di rumah.

Aku menarik nafas panjang.

Aku agak payah dalam menemukan motivasi untuk bekerja.

Terlalu banyak yang aku pertimbangkan, terlalu banyak yang jadi alasan.

Katanya, orang senang mempekerjakan aku. Aku adalah pekerja yang malu minta bayaran, sering tak sebanding dengan apa yang sudah dikorbankan.

Tapi, semoga segala proses… termasuk keragu-raguan ini adalah dalam pembelajaran dari Rabb semesta alam.

No comments: